Langsung ke konten utama

Mengenal pengobatan dan obat tradisional

NAMA UNANG
NIM : C1AA18116
PRODI:SARJANA KESEHATAN

MENGENAL PENGOBATAN DAN OBAT TRADISIONAL

PENDAHULUAN: Obat merupakan komponen penting yang tidak tergantikan dalam pelayanan kesehatan sehingga pemerintah melaluiKebijakan Obat Nasional (KONAS) 2006menyatakan jaminan ketersediaan,pemerataan, dan keterjangkauan obat  terutama obat esensial. Saat ini masihberedar obat-obatan dan makanan yang tidak memenuhi persyaratan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM). Obat tersebut dapat berupa obat ilegal atau obat yang semula baik tetapi mengalami penurunan mutu sehingga obat tersebut menjadi tidak aman untuk digunakan masyarakat. Contoh obat ilegal adalah obat palsu yang ditemukan pada obat disfungsi ereksi dan obat tradisional yang mengandung bahan kimia obat (BKO) seperti jamu cap “Akar Dewa” yang ditemukan di kota Samarinda dan jamu pelangsing yang mengandung fenol￾ftalein.
Obat berdasarkan Undang-undang Kesehatan nomor 36 tahun 2009 adalah bahan atau paduan bahan, termasuk produk biologi yang digunakan untuk memengaruhi atau menyelidiki sistem fisiologi atau keadaan patologi dalam rangka penetapan diagnosis, pencegahan, penyembuhan, pemulihan, peningkatan kesehatan dan kontrasepsi, untuk manusia. Walaupun definisi obat tersebut tidak secara eksplisit menyebutkan vitamin dan suplemen, tetapi karena disebutkan fungsi pemulihan dan peningkatan kesehatan, maka vitamin dan suplemen masuk kedalam kategori obat.
Pengetahuan tradisional dan kearifan tentang pengobatan Tidak banyak orang yang mengetahui secara benar apa itu pengetahuan tradisional. Dalam kaitan ini, Avonina (2006) dalam artikelnya berjudul “Apa yang dimaksud dengan pengetahuan tradisional” menjelaskan maksud dari istilah pengetahuan tradisional. Tidaklah mudah baik untuk memahami maupun untuk menjelaskan pengetahuan tradisional itu karena adanya perbedaan karakteristik dan bentuk pengetahuan itu dari daerah yang satu dengan yang lain dengan kebudayaannya masing-masing.Selain di Indonesia, pengobatan yang berbasis tanaman juga dapat ditemukan di negara-negara lain. Berbagai bangsa telah mengembangkannya sejak lama, di antaranya Cina, Jepang, Korea, Malaysia, India, suku Indian di Amerika, dan berbagai negara di Afrika. Bahkan, Cina terkenal sebagai “gudangnya” ramuan tradisional. Pengobatan seperti ini di Cina telah dilakukan sejak zaman Dinasti Ming, sekitar tahun 1368–1644. Pada zaman itu para tabib secara turun-temurun rajin mencatat berbagai resep berkhasiat obat yang mereka temukan. Kurang lebih ada sekitar 3.000 buku ramuan obat Cina yang sampai sekarang masih banyak digunakan. Pemerintah Cina pun mendukung perkembangan pengobatan dengan ramuan tradisional itu secara sungguh-sungguh (Redaksi Agromedia 2005)
Bagaimana Pendidikan dan Penelitian Obat Tradisional Asli Indonesia? Pendidikan nonformal berupa pelatihan atau kursus singkat telah dilaksanakan oleh Direktorat Bina Kesehatan Masyarakat Departeman Kesehatan RI untuk mendidik dan memberikan sertifikat kepada para pengobat tradisional (BATTRA) yang telah berpraktik sebelumnya. Mereka mendirikan asosiasi pengobat tradisional Indonesia (ASPETRI), sayangnya belum ada mekanisme kontrol yang baik. Hal tersebut disebabkan jumlah SP3T masih sangat terbatas (12 provinsi), koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota sebagai pemberi SBR belum berjalan karena kurangnya sosialisasi akan hak dan kewajiban kedua pihak, dan kurangnya koordinasi antara Dinas Kesehatan Kota dengan Dinas Kesehatan Provinsi. Di lain pihak, Direktorat Bina Pelayanan Medik Dasar memberikan pelatihan kepada para dokter melalui SP3T, namun tidak melibatkan PB IDI sehingga dokter yang dilatih tidak mendapatkan izin praktik dan akhirnya bergabung dengan ASPETRI.
Abad ke-21Para pakar jamu baik peneliti di institusi pendidikan, lembaga pemerintah maupun industri jamu terus berjuang agar jamu menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Berbagai seminar tentang jamu dan/atau obat tradisional Indonesia mulai meningkat. Masing-masing kementerian berlomba-lomba menyusun peta jalan (road map) tentang jamu/obat tradisional Indonesia. Siapa sebenarnya yang menjadi koordinator penyusunan peta jalan tersebut juga tidak jelas, sampai akhirnya disepakati akan dikoordinasi oleh Kementerian Koordinator Ekonomi dan Industri yang akan menyiapkan peristiwa nasional Hari Kebangkitan Jamu dan Jamu dijadikan brand Indonesia pada tahun 2007. Selanjutnya, dikeluarkan keputusan Menteri Kesehatan No. 381/MENKES/SK/III/2007 tentang Kebijakan Obat Tradisional dan Peraturan Menteri Kesehatan No. 1109/MENKES/PER/IX/2007 tentang Penyelenggaraan Pengobatan Komplementer-Alternatif di fasilitas pelayanan kesehatan.Pada tanggal 27 Mei 2008, Hari Kebangkitan Jamu Indonesia diresmikan Presiden Indonesia Bapak Susilo Bambang Yudoyono, di Istana Merdeka sekaligus meresmikan jamu sebagai brand Indonesia.
PERBEDAAN OBAT TRADISIONAL DENGAN OBAT MODERN
Berbeda dengan obat moderen yang mengandung satu atau beberapa zat aktif yang jelas identitas dan jumlahnya,obat tradisional/obat herbal mengandung banyak kandungan kimia dan umumnya tidak diketahui atau tidak dapat dipas￾tikan zat aktif yang berperan dalam menimbulkan efek terapi atau menimbulkan efek samping. Selain itu kandungan kimia obat herbal ditentukan oleh banyak faktor. Hal itu disebabkan tanaman merupakan organisme hidup sehingga letak geografis/tempat tumbuh tanaman, iklim, cara pem￾budidayaan, cara dan waktu panen, cara perlakuan pasca￾panen (pengeringan, penyimpanan)dapat mempengaruhikandungan kimia obat herbal.15,16 Kandungan kimia tanamanobat ditentukan tidak saja oleh jenis (spesies) tanaman obat,tetapi juga oleh anak jenis dan varietasnya. Sebagai contoh bau minyak kayu putih yang disuling dari daun Eucalyptussp bervariasi tergantung dari anak jenis dan varietastumbuhan, bahkan ada di antaranya yang tidak berbau.Pada tanaman obat, kandungan kimia yang memiliki kerjaterapeutik termasuk pada golongan metabolit sekunder.Umumnya metabolit sekunder pada tanaman bermanfaatsebagai mekanisme pertahanan terhadap berbagai predatorseperti serangga dan mikroorganisme dan hanya dihasilkanoleh tanaman tertentu termasuk tanaman obat. Kandunganaktif tanaman obat antara lain berupa alkaloid, flavonoid,minyak esensial, glikosida, tanin, saponin, resin, dan terpen.17Lemak, protein, karbohidrat merupakan metabolit primer yangdihasilkan oleh semua jenis tanaman.

PERLU DI PERHATIKAN.
Beberapa hal yang menjadi perhatian serius yaitu sebanyak 36% responden mengaku pernah membeli obat yang seharusnya dengan resep dokter tanpa memiliki resep dokter dan sekitar 15% responden membeli obat keras (obat yang harus dibeli dengan resep dokter dan obat antibiotik) di tempat yang tidak semestinya, yaitu di toko obat, warung/toko dan secara online.11Berdasarkan hal ini diperlukan penertiban secara serius terhadap distribusi obat keras sehingga masyarakat tidak dapat membeli tanpa resep dokter.12 Selain itu, terdapat 21% responden yang tidak tahu atau mengganggap benar pemberian obat dewasa kepada anak dengan dosis separuh. Perlu diingat bahwa pertumbuhan anak belum sempurna, masih ada jaringan tubuh yang belum berkembang, sehingga perlu waspada pada waktu memberikan obat kepada anak. Untuk itu orang tua perlu diedukasi agar dapat memberikan obat anak sesuai dengan petunjuk dokter atau apoteker.13 Hal lainnya adalah hanya 31% masyarakat yang tahu kalau obat memiliki logo tetapi hanya 18% yang mengerti logo obat tersebut ada artinya. Terkait penggunaan obat tradisional, terdapat 27,6% responden mengkonsumsi obat tradisional karena menganggap obat tradisional lebih aman dan tidak memiliki efek samping. Masyarakat perlu diedukasi aspek pengetahuan obat tradisional agar masyarakat tahu bahwa obat tradisional jika tidak digunakan sesuai aturan pakai yang berlaku juga berpotensi tidak aman bagi kesehatan.13 Hal penting lain adalah nomor ijin edar belum banyak dikenal oleh masyarakat. Hasil survei menunjukkan bahwa responden yang mengatakan bahwa obat yang aman adalah yang memiliki ijin edar baru 18% dan masih terdapat 12,3% responden yang mengatakan bahwa obat dengan merek dagang lebih baik dari obat generik. Pemerintah perlu memberikan perhatian dengan lebih aktif melakukan promosi kesehatan mengenai ijin edar obat dan obat generik.

KESIMPULAN  Pengetahuan, sikap dan perilaku (PSP) masyarakat dalam memilih obat yang aman dan bermutu berdasarkan perhitungan indeks sebesar 4,65 (skala 1 -10). Hal ini mengindikasikan bahwa kesadaran masyarakat tentang cara memilih obat yang aman masih rendah. Tidak ada faktor dominan dalam pemilihan keputusan membeli obat dan makanan yang aman dan bermutu. Hal ini berdasarkan hasil analisis indeks menunjukkan nilai pengetahuan bisa lebih tinggi dari nilai sikap dan perilaku, tetapi sikap juga bisa lebih tinggi dari pengetahuan dan perilaku, demikian juga nilai perilaku bisa lebih tinggi dari nilai pengetahuan. Tetapi apabila ketiga indikator (sikap, pengetahuan, dan perilaku) dikompositkan, sikap masyarakat dalam memilih obat yang aman masih sangat rendah ditunjukkan dengan indikator perilaku adalah yang terendah.

Daftarpustaka:
Dewanto.hedi R.2007.Pengembangan Obat Tradisional IndonesiaMenjadi FitofarmakaDepartemen Farmakologi, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Jakarta
Susyanty.sudibyo s.2007Penggunaan obat tradisional dalam upaya pengobatan sendiri di indonesia(analisis data susenas tahun 2007)Pusat Penelitian dan Pengembangan Sistem dan Kebijakan Kesehatan Jakarta.
Purwaningsih.erni h2013.jamu, Obat Tradisional Asli Indonesia Pasang Surut Pemanfaatannya di Indonesia.Departemen Farmasi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Jakarta.
Permana.cecep r.2009Masyarakat Baduy dan pengobatan tradisional berbasis tanaman1.
Knowledge, Attitude, and Practice of Communities.2017.Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Masyarakat dalam Memilih Obat yang Aman di Tiga Provinsi di Indonesia.on Selecting Safe Medicinesin Three Provincies in Indonesia.

Selamat membaca guys . ENJOY GUYS !:)

Komentar

  1. πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘

    BalasHapus
  2. Thanks for this advice. Recommended for our beginner. Sure, you must read this article that include a much more knowledge

    BalasHapus
  3. Assalamu'alaikum aa teteh sehat? Alhamdulillah kalo sehat sadayana. Hoyong pang nyolatken janazah, ti saban kamari te acan dikubur, saur tetangga mah cenah jadi arwah penasaran

    BalasHapus
  4. Nang kasih tau donk gimana tutor bikin webnyaπŸ˜€

    BalasHapus
  5. terimakasih, materinya sangat bermanfaat

    BalasHapus
  6. Nice unang sangat bermanfaat πŸ‘

    BalasHapus

Posting Komentar